Keunikan Gunung Jaddih di Bangkalan

Pulau Madura ternyata memiliki banyak sekali keunikan, yang bisa dijadikan aset pariwisata daerah. Selain kaya akan pantai, pulau ini memiliki beberapa bukit dengan keunikan masing-masing. Salahsatunya yang hendak dibahas di sini adalah Bukit Jaddih, atau yang sering disebut Gunung Jaddih.

Jika di sana kita mendengar orang mengatakan Gunung Jaddih, itu sebenarnya adalah Bukit Jaddih. Yaitu bukit yang sebenarnya merupakan kawasan bekas penambangan kapur. Materi kapur di sana memang sangat berlimpah. Sebenarnya penambangan tetap masih berlangsung. Hanya sudah berkurang banyak dibanding dahulu. Sekarang kawasan Bukit Jaddih telah dijadikan obyek pariwisata yang menarik, unik diantara sekian obyek wisata yang ada di Madura.

Datang ke Lokasi gunung Jaddih
Bukit Jaddih, atau yang kerap disebut penduduk setempat ‘Gunung Jaddih’ terletak di Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan. Dari pusat Kota Bangkalan jaraknya sekitar 10 km. Kita bisa datang ke kawasan wisata ini menggunakan motor ataupun mobil. Dengan motor, dari arah Jembatan Suramadu kita bisa mengambil rute alternatif melalui Jalan Raya Labang. Sedangkan jika menggunakan mobil, kita perlu memutar arah, lewat Kota Bangkalan sampai pertigaan Desa jaddih. Dari pertigaan ini kita bisa menemukan lokasi Bukit Jaddih, yang ramai dibicarakan orang.

Tentunya kita harus memahami, bahwa medan yang akan kita datangi berbeda dengan tempat wisata seperti pantai. Di pantai, kita harus waspada dengan ombak dan yang sampai terbawa arus ke tengah laut. Nah, di bukit penambangan kapur ini, kita mesti berhati-hati akan kemungkinan adanya longsor. Masuk akal, karena penambangan masih saja dilakukan. Di beberapa sudut kita masih akan menemukan alat-alat berat dan kendaraan besar untuk mengangkat material kapur.

Waktu yang paling baik untuk berkunjung ke bukit kapur ini adalah pagi atau sore. Siang sangat tidak ideal karena panasnya yang menyengat. Tapi jika sempatnya siang hari, sangat disarankan untuk menggunakan sunblock, sunglass (kacamata hitam), pakaian berlengan panjang dan topi. Semua itu untuk menahan sorotan matahari yang bisa membakar kulit.

Keunikan Gunung Jaddih di Bangkalan
Ya. Gunung Jaddih, atau tepatnya Bukit Jaddih merupakan obyek wisata bekas kawasan tambang batu kapur. Di sana, dilihat dari sudut manapun kita akan menemukan berbagai keindahan alam. Bekas pahatan kapur, yang dilakukan pekerja tambang selama bertahun-tahun menyisakan berbagai bentuk bongkahan bukit kapur, yang menjulang dan unik.

Juga area sisa penambangan yang luas ini sepertinya hendak memberi kita bukti tentang aktifitas penambangan yang menghidupi banyak penambang.

Bukan itu saja. Dari puncak Bukit Jaddih, kita bisa melihat pemandangan Pulau Madura. Bukit Jaddih ini tidak seluruhnya nampak putih seperti kapur. Seperti di puncak bukit, masih terdapat hamparan lahan luas yang hijau. Di sini para pengunjung bisa melepas penat, setelah menelusuri area yang putih karena penuh mineral kapur.

Lanjut ke sisi Utara Bukit Jaddih. Kita akan mendapati sebuah kolam pemandian alami, di antara bukit-bukit kapur. Sebenarnya kolam pemandian alami ini tadinya adalah bekas galian tambang yang memancarkan mata air. Pemerintah daerah Bangkalan merenovasi tempat itu, sehingga menjadi sebuah kolam renang yang luas.

Kolam tersebut diresmikan pada 2014. Dalam bahasa Madura mata air ini disebut ‘Aeng Goweh Pote’ yaitu air gua putih. Jika dibayangkan, kolam mata air ini ibarat oase dan kawasan berkapur yang membentang luas adalah padang gurunnya.

Kesegaran berenang di mata air ini dapat kita rasakan dengan membayar Rp 10.000. Datang ke lokasi wisata yang unik, keunikan Gunung Jaddih di Bangkalan, pastinya tak akan terlupakan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *