Pantai Badur yang masih belum mainstream

Kabupaten Sumenep, Madura, kini menjadi tujuan para pelancong untuk berlibur. Banyak destinasi wisata yang sedang naik daun di kabupaten paling timur dari Pulau Madura ini. Terutama wisata alam, khususnya pantai. Diantaranya yang sudah diperbincangkan banyak orang adalah Pantai Lombang, Pantai Sembilan dan Pantai Slopen.

Lalu belum lagi pulau-pulau kecil yang terpisah dari Pulau Madura, yakni Gili Labak, Gili Iyang, Gili Genting hingga Pulau Sapeken. Namun bukan dari semua yang disebut sebelumnya yang akan kita bahas, melainkan sebuah pantai yang masih alami dan belum diketahui banyak orang, yaitu Pantai Badur.

Pantai Badur adalah destinasi wisata yang terletak di Desa Juruandaya, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Sumenep, Madura. Pantai ini berada diantara Pantai Lombang dan Pantai Slopen. Keindahan dan panorama alamnya masih alami, sehingga pantai ini cocok bagi wisatawan yang menyukai tempat wisata yang damai. Pantai yang memiliki ciri khas pasir halus dan deburan ombaknya yang deras ini seolah-olah menjadi milik sendiri.

Pantai Badur mungkin masih banyak orang yang belum mengunjunginya atau bahkan mendengarnya. Pantai berpasir putih ini letaknya memang agak terpencil. Jarak antara pusat kota sumenep dan pantai badur kurang lebih sekitar 18 km. Memang cukup jauh, tetapi semua itu akan terbayar setelah menginjakkan kaki di sana. waktu yang dibutuhkan untuk menuju pantai badur sekitar 30 hingga 35 menit.

Namun wisatawan tidak perlu khawatir karena ketika sudah tiba di sana, mata wisatawan akan dimanjakan dengan keindahan panorama pantai badur. Perjalanan sejauh apapun akan terbayar. Apalagi setelah wisatawan menginjak pasir di sana yang masih bersih, wisatawan akan betah berlama-lama berada di pantai ini.

Di pantai badur wisatawan bisa menikmati keindahan pantai-pantai andalan sumenep yakni Pantai Lombang dan Pantai Slopen. Di sisi timur terdapat gunungan pasir yang persis seperti Pantai Slopen.

Sedangkan di bagian tengah Pantai Badur wisatawan bisa menemukan kemiripan dengan Pantai Lombang karena hamparan pasirnya luas serta ada cemara-cemara yang menghiasi di pinggirnya.

Panoramanya memang seolah-olah paduan dari Pantai Lombang dan Pantai Slopen, namun Pantai Badur memiliki keunikannya tersendiri. Di sisi barat pantai, mengalir air tawar yang membelah pasir putih. Aliran air tawar itu menyambung dengan air laut. Di aliran inilah biasanya anak-anak bermain. Para orang tua tidak perlu khawatir sebab belahan pasir yang menjadi tempat mengalirnya air tawar itu cukup dangkal. Sehingga anak-anak kecil juga bisa bermain air di pantai tanpa perlu khawatir akan bahaya.

Batuan-batuan tinggi yang menyerupai gua merupakan keistimewaan lain yang dimiliki Pantai Badur. Biasanya wisatawan yang berkunjung mengambil gambar dari atas bebatuan sehingga terkesan ada gabungan antara keindahan pantai dan pegunungan.

Momen matahari tenggelam dan matahari terbit pun bisa dinikmati dari pantai yang ombaknya cukup besar ini. Saat sore hari biasanya aka nada beberapa penduduk yang memang bermata pencaharian sebagai nelayan mulai bersiap-siap pergi ke laut untuk memancing mencari ikan.

Tidak seperti destinasi wisata pantai lain yang biasanya terdapat warung-warung yang menjual makanan dan minuman, di pantai badur wisatawan tidak akan menemukan pedagang.

Jika wisatawan akan berlibur ke pantai badur sebaiknya menggunakan kendaraan pribadi, karena akan cukup sulit untuk menemukan kendaraan umum di tempat ini. Selain itu aksesnya belum memadai. Ruas jalan menuju pantai in sebagian besar bahkan masih berupa jalan macadam. Akses jalan tersbut semakin memprihatinkan ketika musim penghujan tiba. Kubangan lumpur akan bertebran di sepanjang ruas jalan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *