Sejarah Monumen Sampang

Pulau Madura  yaitu sebuah pulau yang terdiri dari empat Kabupaten, yaitu: Bangkalan, Pamekasan, Sampang dan Sumenep. Madura merupakan pulau dengan sejarah yang sangatlah panjang itu bisa dilihat dari budaya serta keseniannya dengan pengaruh islam yang sangat kuat.

Sampang merupakan sebuah Kabupaten yang ada di Madura dimana letaknya berada di sebelah utara bagian timur dari Pulau Jawa. Sejarah kuno Sampang bisa dikenal dari beberapa prasasti dengan Sangkala Candra. Dan ini memberikan makna tanggal secara penanggalan Saka. Di Sampang terdapat satu monumen Sampang yang sering sekali dijadikan sebagai tempat wisata serta bersantai bersama keluarga, teman atau dengan pasangan.

Kabupaten Sampang bisa memberikan peranan objek wisata bagi para wisatawan yang ingin berkunjung ke Pulau Madura ini. Salah satunya yaitu Monumen Sampang, dimana Monumen Sampang ini merupakan sebuah prasasti atau monument yang sangat bersejarah bagi rakyat Madura. Pada Monumen Sampang ini mempunyai bangunan yang menjulang tinggi yang terbuat dari logam yang berwarna kuning pekat.  Bangunan ini belum bisa diketahui kapan berdirinya akan tetapi ada satu hal yang pasti Monumen Sampang ini didirikan agar kita bisa mengenang sejarah Trunojoyo di Kota Sampang.

Monumen Sampang terletak tepat berada di pusat kota. Letak geografisnya yang diangap sebagai titik nol dari Kabupaten yang berada di sebelah timur Kabupaten Bangkalan ini. Monumen Trunojoyo Sampang ini merupakan sebuah ciri khas tersendiri bagi sebuah kota ataupun kabupaten khususnya untuk kabupaten Sampang sendiri,selain dijadikan sebagai salah satu objek wisata bagi para wisatawan akan tetapi bagi masyarakat kota Sampang sendiri. Monumen Sampang merupakan sebuah peninggalan sejarah yang amatlah berharga serta merupakan sebuah lokasi wisata  yang sangat menarik di Pulau Madura. Dengan adanya bangunan Monumen Sampang ini bagi masyarakat Madura khususnya Kabupaten Sampang menjadi sebuah kebanggan sendiri.

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa Monumen Sapang ini termasuk salah satu objek wisata bagi para wisatawan. Banyak sekali masyarakat yang menghabiskan waktunya hanya untuk bersantai dan berfoto selfie dengan teman, keluarga ataupun bersama pasangannya. Tempat tersebut tidak pernah sepi dari kunjungan masyarakat sekitar ataupun dari luar daerah, karena letaknya yang strategis yaitu di dekat lampu lalu lintas utama kota Sampang. Secara otomatis Monumen Sampang sering dilewati masyarakat ataupun bagi pengguna jalan yang berasal dari luar daerah.

Dan diskitar Monumen Sampang juga terdapat beberapa lokasi yang harus kalian ketahui jika sedang berkunjung ke Kota Sampang, dimana di sebelah timur bagian utara yaitu terdapat kantor pos dan kantor Telkom. dan pada bagian selatan terdapat pegadaian cabang Sampang. Dan disebelah baratnya terdapat juga warung kaldu setuju serta swalayan milik swasta. Dan biasanya aktivitas para pedagang kaki lima yang berada di sekitaran Monumen Sampang ini dimulai pada pukul jam 4 sore sampai dengan jam 12 malam. Bukan hanya jajanan saja tetapi juga ada makanan dan minuman yang disediakan seperti jagung bakar, sosis goring, bakso, soto, nasi campur dan masih banyak makanan dan minuman yang lainnya.

Wah betapa asiknya ya selain Monumen Sampang ini dijadikan sebagai salah satu peninggalan searah bagi masyarakat Kabupaten Sampang,  Monumen Sampang juga dijadikan sebagai salah satu objek wisata jika sudah berkunjung ke Pulau Madura. Pastinya masyarakat Kabupaten Sampang menjadi sangat bangga dengan adanya Monumen Sampang yang menjadi ciri khas dari Kabupaten Sampang sendiri.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *