Taman Adipura Sumenep

 

Keberadaan taman kota yang berada di lingkungan perkotaan dapat mengantisipasi dampak-dampak yang ditimbulkan oleh perkembangan kota. Berbagai fungsi taman dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Antara lain sebagai paru-paru kota, memfilter debu dan asap kendaraan bermotor, sebagai tempat komunikasi sosial hingga sebagai tempat rekresasi. Ya, taman kota dapat dijadikan sebagai opsi untuk berlibur yang murah meriah.

Seperti kota-kota lainnya di Indonesia yang setidaknya memiliki satu taman kota, begitu juga dengan Kota Sumenep. Kota yang berada di Pulau Madura ini memilki taman yang bernama Taman Adipura. Masyarakat lokal kebanyakan menyebutnya sebagai taman bunga sumenep. Selain sebagai icon kabupaten paling timur di Madura, letaknya yang berada tepat dijantung Kota Sumenep membuat taman ini mudah untuk dikunjungi. Sesuai dengan tata letak perkotaan zaman kerajaan dahulu, taman ini tepat terletak di seberang masjid jami Sumenep, yang merupakan masjid tertua dan terbesar di kota sumenep.

Masyarakat menyebut Taman Adipura sebagai taman bunga tidak lain karena taman ini memiliki beberapa macam jenis tanaman hias yang sengaja tumbuh dan ditanam oleh pemerintah Kabupaten Sumenep dengan maksud agar menambah kerindangan dan keindahan taman.

 

 

Letaknya yang berada di pusat kota sangat cocok untuk dijadikan sebagai tempat melepas lelah di kota. Tak jarang juga saat pagi dan sore hari di sekitar taman ini menjadi tempat untuk olahraga, seperti jogging misalnya. Hal itu pula yang membuat taman ini selalu ramai oleh pengunjung. Taman Adipura ini memiliki konsep ruang terbuka hijau. Banyak pepohonan yang akan membuat sejuk kawasan di sekitar taman. Terdapat juga kursi taman yang dapat dijadikan sarana bercengkerama bersama orang terdekat.

Saat malam hari, terutama pada sabtu malam minggu, suasana di Taman Adipura akan terlihat lebih semarak. Itu karena pada malam hari banyak pengunjung yang datang untuk menikmati indahnya pemandangan lampu yang menghiasi taman. Tersedia juga arena permainan yang bisa wisatawan manfaatkan apabila membawa anak kecil. Tinggal membayar sejumlah uang, anak-anak bisa menikmati berbagai permainan, seperti odong-odong, becak mini, dan lain-lain.

Bagi penyuka kuliner, jangan khawatir karena di sekitar taman banyak penjual yang menjajakkan dagangannya. Seperti es buah, es kacang hijau, rujak, soto, nasi campur dan masih banyak lagi. Stand-stand pedagang kuliner ini mengelilingi tepi Taman Adipura.

 

 

Kursi-kursi hingga stand-stand kuliner yang tersedia di Taman Adipura ini di fasilitasi pemerintah Kabupaten Sumenep guna menambah kenyamanan para pengunjung. Masyarakatpun tidak menyiakan hal ini. Dari stand-stand yang mereka sewa dari pemerintah setempat, mereka menawarkan beraneka macam barang dagangan. Selain makanan dan minuman khas Madura, mereka juga menjual barang-barang kebutuhan sehari-hari.

Pada waktu-waktu tertentu, di Taman Adipura ini digelar acara yang diselenggarakan oleh pemerintah Kabupaten Sumenep. Sebagai taman terbuka hijau, pengunjung yang datang tidak akan dipungut karcis alias gratis. Sehingga wisatawan tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun. Selain itu, bagi wisatawan yang membawa kendaraan juga tidak ada biaya karcis untuk parkir.

Daya tarik dari Taman Adipura juga berkat letaknya yang berdekatan dengan Masjid Agung Sumenep. Bangunan ini berdiri tepat di sebelah barat taman, hanya dibatasi oleh jalan kota. Dengan keberadaan taman ini di pusat Kota Sumenep, tentunya banyak manfaat yang dapat diambil oleh masyarakat. Selain sebagai ruang terbuka hijau, taman ini juga dapat digunakan sebagai tempat rekreasi. Dan bagi pedagang, tentu sebagai tempat mendapatkan pundi-pundi rupiah.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *